Kupasang modus landscape pada kamera Canon 1000D ku, ku putar lensa zoom kearah kanan dan aku pasang modus AF pada lensaku. Tangan ku kuangkat naik, tombol suter siap untuk ditekan. udara dingan puncak penanjakan bromo selaras dengan tekanan suter pada kameraku. Berkarakter!!. Dingan menusuk tulang, masuk ke cela-cela lubang jahitan pakaian, menggelitik kuliat dengan pesona dingannya, sarung tangan tebal berpori-pori besar seakan enggan untuk memberikan kemudahan untuk menekan tombol suter. puluhan orang berdesakan melengkapi hawa dingan yang hadir. berjuang mendapat enggel yang sempurna untuk menikmati pesona bromo.
Keramahtamahan, keangkuhan, sikap sok, berduit, melarat, pelajar, karyawan, balita, ibu-ibu muda, sepasang ingsan semua jadi satu untuk tujuan yang sama menikmati keindahan pancara kemerah-merahan yang muncul dari busur batas garis dari bumi. Menjadi satu, menjadi bagian yang sama. Tidak ada tempat VIP, tidak ada tempat Ekonomi, semua jadi satu untuk menikmatinya. Tuhan maha adil, tidak meliahat siapa engkau, tak pedulia seperti apa sifat engkau, semua jadi satu untuk menikmati keindahan. Inilah pancaran sinarMu.
Kalo gua bisa menikmati hal-hal macam ini bereng si Dova pasti jadi moment yang ngak terlupakan. Dova siapakah engkau..?

fotonya keren! :)
BalasHapusmakasih..
Hapuskunjungi blog photo saya giih http://anggaongphoto.blogspot.com/