Selasa, 06 September 2016

Bedanya Cuma Seragam :(

Pagi. 7:30 am 9 September 2016

Setelah gue turun dari motor tebengan, gue berjalan kearah terminal Blok M dari kejauhan gue ngelihat mobil sedan polisi.

Mobil tersebut diparkir dipinggir jalan akses masuk lalu lalang angkutan penumpang umum ke terminal Blok M, seperti biasa gue jalan menuju kerumunan orang yang nungguin angkutan.

Saat gue menuju tempat tersebut gue ngelihat ada polisi gendut dengan postur tubuh gak tinggi-tinggi amat dan yang jelas masih ganteng gue haha,

Dia sedang ngobrol dengan seseorang. 

Tak lama dia ngobrol dia menghampiri supir metro mini yang lagi ngetem entah apa yang di omongin tiba-tiba supir metro mini tersebut nyalamin polisi tersebut sesuatu dan polisi tersebut menerimanya sambal ngumpetin apa yang dia terima sambil jalan ke arah metro mini yang lain polisi tersebut masukin benda tersebut ke kantong dia, begitu pula kepada metro mini berikutnya. Enggak lama polisi tersebut mengarah ke mobilnya dan langsung pergi.


Lo tau kan apa yang di lakuin polisi tersebut?


Piker aja deh ya apa yang di lakuin…


Setelah gue ngelihat itu gue jadi mikir kalo misalkan nih gue dipalakin sama preman yang gak berseragam terus gue lapor sama aparat yang pakek seragam jangan-jangan  bukan gue di bantuin gue malah di jadiin objek palakan dia, bedanya  cuma seragam.



Senin, 22 Agustus 2016

Aneh.

Entah sejak kapan gue lebih sering memposisikan diri gue aneh dan entah sejak kapan pula pemikirian yang menjadikan aneh itu adalah sesuatu yang keren menurut gue. Dalam diri gue sendiri sebenarnya belum bener-bener yakin kalo gue aneh tapi gue tetep pengen memposiskannya.

Secara sudut pandang gue sendiri aneh adalah suatu sikap, pemikiran atau tingkah laku yang tak umum di lakukan oleh kebanyakan orang atau golongan, entah sesuatu itu benar atau salah yang jelas sesuatu itu keluar dari zona umum.

Contoh simpelnya,

Ketika lo ada di lampu merah tetapi jalanan sepi, dan lo sendiri tetep ngikutin aturan lampu merah sedangkan yang lain pada nerobos lampu merah tersebut, di situ elo manjadi orang yang aneh.

Ketika lo ada di Negara yang menganggap budaya jam ngaret itu umum sedangkan lo datang tepat waktu dan parahnya di tempat tersebut belum ada yang datang, di situ elo menjadi orang yang aneh.

Ketika lo liat bule lagi berjemur gak pakek baju padahal menurut dia dan golongan dia itu hal yang biasa aja tepi dibenak lo hal itu aneh.

Gue pernah chat di salah satu forum bahasa, disitu ada orang-orang dari berbagai negara baik negara yang maju atau negara yang berkembang seperti negara gue dan gue dengan bangganya chat kalo gue itu freak maksud freak tersebut dalam artian aneh, dari pembicaraan tersebut ada orang yang negor gue. Dalalm tegoran tersebut dia menjelaskan bahwa di negara dia orang aneh tersebut bisa diibaratkan orang yang tidak baik misalkan pencuri, perampok, melanggar peraturan dan hal lain yang melakukan tindakan yang tidak baik.

Jadi aneh itu berlaku berbeda disetiap lingkungan atau golongan, tergantung bagaimana memposisikan aneh tersebut untuk sikap, pemikiran atau tingkah laku yang baik atau yang buruk menurut versi lo karena gue tekankan lagi aneh adalah hal yang enggak umum.

Setelah gue jelasin definisi aneh menurut versi gue, yang jadi pertanyaan kenapa gue mesiti menganehkan diri gue sendiri? Buka kah aneh itu adalah hal yang gak nyaman? Meskipun aneh itu belum tentu sesuatu yang salah tapi itu kan sesuatu yang aneh, dan dianggap aneh.

Jadi disini masih banyak hal-hal yang aneh untuk golongan bener tapi itu menjadi hal yang sudah gak aneh lagi, negara gue negara yang kopur, dan banyak orang yakin itu salah tetapi untuk orang-orang yang berada di posisi yang biasa korup melakukan aktivitas itu adalah hal yang gak aneh karena di sana itu lumrah.

Gue berusaha menganehkan diri gue baik secara sikap, pemikiran atau tingkah laku agar gue gak selalu melihat sudut pandang yang lumrah, tetapi gue harus melihat sudut pandang mana yang bener dan yang mana salah tanpa takut gue di cap aneh, karena selama berjalannya waktu gue makin bangga kalo ada orang yang bilang gue aneh.

Selama apa yang gue lakuian dianggap oleh orang lain itu hal yang aneh tetapi tidak merugikan orang lain dan masih dalam tahap benar, kenapa gue mesti takut untuk kontek aneh tersebut, toh aneh itu datang dari sesuatu yang gak lumrah dan bukan selalu dari sesuatu yang salah. Tergantung bagaimana gue memposisikan aneh tersebut. Karena  ditempat gue tinggal masih banyak sesuatu yang dianggap lumrah padahal itu salah, dan hamper semua orang mengikuti alur itu hanya karena takut di cap aneh.



MENJADI ANEH ITU GAK SELALU SALAH KARENA ANEH ITU PILIHAN DAN SELERA JADI MARI MENGANEHKAN DIRI.
- Angga Ong

Senin, 25 Juli 2016

DON'T GIVE UP!!

Siang, 25 juli 2016.
Gak ada hal yang istimewa di kantor, seperti hari-hari biasa gue duduk dengan posisi kerja walau gue gak tahu gue kerja apa pura-pura kerja, bisa jadi selama ini gue dikerjain. Haha. Dengan posisi duduk mata gue tertuju pada layar laptop, sambil tiba-tiba gue ngecek HP daaaaan, ya, gak ada balasan dari DIA. Seperti biasa kalo gue lagi bosen gue lihat-lihat HP gue mulai dari Path, Instagram dan akhirnya gue buka Line. Saat gue liat Line tiba-tiba mata gue tertuju pada berita yang ada di Line.
“Wanita Asal Malang Akan Pidato di Konvensi Demokrasi AS”
What? Wanita asal malang? Dengan cepet-cepet langsung gue lihat berita tersebut.
“Ima Matul Maisaroh” siapa itu? Kayaknya gue gak kenal. Terus gue lanjut baca.
“Perempuan asal Desa Gondanglegi” what?! Gondanglegi? Gue yakin kalo tempat itu gak jauh dari tempat tinggal gue.”wah hebat juga”, itu yang ada di benak gue, seseorang dari tempat yang bukan kota besar dan tidak jauh dari tempat gue. Tapi didalam benak gue masih berfikir mungkin dia sekolahnya tinggi dan rajin ikut organisasi sosial sehingga bisa terpilih menjadi seseorang yang akan berpidato di konvensi demokrasi AS atau bisa dikatakan orang yang cerdas dan didukung dengan pendidikan tingginya.
Ternyata prediksi gue salah, dia adalah seseorang wanita berusia 33 tahun tidak tamat SMA karena dipaksa menikah oleh orangtuanya meski berakhir dengan percerai dan akhirnya memilih bekerja menjadi pramuwisma di luar negeri agar bisa pergi jauh-jauh dari kampung. Tak begitu banyak yang dijelaskan oleh media masa tersebut, akhirnya karena kekepoan tersebut, gue tuliskan nama lengkap dia di google dan muncul lah beberapa informasi mengenai siapa orang tersebut, bagaimana cerita dia sehingga bisa berpidato di acara tersebut.
Kalo gue ceritain menurut apa yang gue tangkap dari informasi yang gue dapat, tidak mudah untuk mencapai posisi bisa berpidato di ajang tersebut, karena tidak ada yang mengira bahwa seorang Ima bisa menjadi TKI di Amerika padahal dia mengajukan untuk menjadi TKI di Honkong dan semauanya belum selesai karena  kesusaha-kesusahan tak ujung berhenti, dia di sana dihadapkan dengan mendapatkan majikan yang menyiksa dia dan tidak memberinya gaji, yang jelas perjalanan dia sampai fase saat ini tidak mudah, setelah dia melapokan kasus ini dan sampai titik dimana dia bisa bekerja menjadi staff di organisasi nirlaba atau ono profit yang menangani masalah human trafficking dan akhirnya dia bisa berpidao dalam konvensi Demokrasi AS. Itu adalah hal yang sangat luar biasa bagi seseorang yang tidak tamat SMA.
Dari situlah berfikir jalan hidup orang tidak ada yang ngerti. We don’t know what's happen in the future. Siapa kita sekarang gak ada yang ngerti seperti apa kita kedepan, gak ada yang tau jadi apa kita nanti, Disaat seperti apapun posisi kita sekarang, Sekejam apa posisi kita sekarang dan sehancur apapun posisi kita don't giveup karena kita tidak akan tahu kedepan masadepan kita menjadi apa. Kita boleh merasa frustasi dan hancur tetapi kita harus bangun, terus berusaha dan nekat, ya, kita harus nekat karena kita tidak tau dikenekatan keberapa semua itu berhasil.
Jangan pernah minder dengan posisi kita sekarang, tetapi tetaplah berusaha dan terus berusaha karena rendang yang sangat nikmat tidak hadir dari dapur yang megah dan berfasilitas yang paling lengkap, tetapi bisa terlahir dari dapur sederhana atau hanya dapur reot yang memprihatinkan dan kita juga tidak pernah tau rendang yang benar-benar lezat tersebut hadir dari ujicoba resep yang keberapa.
JANGAN PERNAH MENYERAH DIMANA PUN POSISI KITA SEKARANG, KARENA KESUKSESAN TIDAK PERNAH MELIHAT POSISI KITA TETAPI MELIHAT USAHA KITA. -Angga Ong.
*tulisan ini adalah tulisan gue yang berguna untuk memotivasi diri gue agar gue selalu semangat dan terus berusaha tak peduli di posisi seperti apa gue sekarang, keep trying and trying until dead becaouse we don't know where we will success.