Selasa, 24 September 2013

Belajar Dari Pengalama (Orang Lain)

Banyak orang yang selalu beragumen  "BELAJARLAH DARI PENGALAMA" karena apa, setiap pengalaman pasti menjadi guru yang terbaik. benar kan?

Janganlah seperti keledai, hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali. Jika kita melakukan hal yang sama seperti keledai lantas apa kegunaan pengalaman kita. Nah seperti itulah yang harus kita pikirkan bahwa pengalaman akan berguna. Ketika kita memiliki lebih banyak pengalaman pasti kita akan lebih banyak belajar dan lebih mengerti dan tidak akan mengulang lagi dari kesalahakan yang pernah kita perbuat.

Pengalaman mengajarkan kita untuk menjadi seseorang yang sempurna. menjadi seseorang yang tidak tersesat. di dalam pengalaman mampu menjadikan kita berhasil. setiap pengalaman bisa di jadikan sebuat pegangan untuk melangkah. Lantas apakah kita harus bersakit-sakit dulu agar mendapatkan pengalaman?


Seseorang pengendara motor selalu menggunakan hlem seletelah rahangnya patak karena jatuh dari motor tanpa menggunakan hlem. Itu adalah pengalaman.

Seorang pengusaha menjadi miliarder setelah dia gagal dan bangkrut bertubi-tubi hingga hanya sehelai pakaian saja yang menempel di badanya. itu adalah pengalaman.

Seseorang menjadi pembalap yang handal setelah dia jatuh dari motor tidak hanya sekali. itu adalah pengalaman. 

Lantas apakah kita harus terjerumus pada Pengalaman? haruskah kita melangkah ke pengalaman kita sendiri untuk bisa menjadi seseorang yang tidak jatuh ke lobang dua kali? Pikirkan sendiri karena gua juga gak ngerti tapi kayaknya di judul postingan di atas kalian sudah ngerti jawabannya.

Benar!!!. Benar banget kalo gua itu ganteng banget. Halah mulai deh lebaynya.

Belajarlah dari pengalaman orang lain, karena pengalaman itu tidak selalu penyenangkan. pengalaman itu tidak selalau berujung berhasil. Banyak orang-orang yang belajar dari nol hanya untuk mendapatkan pengalaman tapi apakah dia betah berada di zona pengalaman? belum tentu kan. Pengalaman itu adalah proses yang berat. Memakan waktu, Tenaga, bahkan memakan kegiatan yang kita suka. 

Lantas cara seperti apa yang kita gunakan untuk bisa belajar dari pengalaman orang lain?

Jawabanynya banyak cara. tapi tinggal apakah kita mau dan mampu.

kita bisa belajar dari ruang lingkup yang dekat dengan kita terlebih dahulu. seperti halnya keluarga, sahabat, teman banhkan kita juga bisa belajar pengalaman dari apa yang kita lihat. kita bisa belajar dari cara mereka bertutur dan tingkah laku mereka, karena setiap tingkah laku mereka bisa kita jadikan pegangan dalam kegiatan sehari-hari. tinggal seberapa pintar kita memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Setelah kita selesai belajar dari ruang lingkup yang dekat tersebtu kita bisa berjalan lebih jauh seperti belajar dari orang-orang yang di katakan sukses di bidangnya seperti datang di seminarnya. membeli buku yang dia terbitkan. Karena buku merupakan ruang lingkup yang bisa di jelaskan lebih luas dari apa pengalaman dia seperti contoh  buku Khairil tanjung Si Anak Singkong. di buku itu di jelaskan bagaimana dia menjalankan proses dari pengalaman dia. 

Tapi tidah hanya itu kita juga bisa belajar dari keluh kesah orang lain seperti mendengarkan curhat dari orang lain. dari curahan hati tersebut kita bisa belajar sebuah hal yang baru dari masalah orang lain. kita juga bisa mengerti bahwa pengalaman orang lain itu begurna bagi kita. 

belajar dari pengalaman orang lain itu lebih mudah bukan? salam aneh.

BUKAN SEBERAPA BANYAK PENGALAMAN KITA TAPI SEBERAPA BANYAK KITA BELAJAR DARI PENGALAMAN DIRI SENDIRI ATAU ORANG LAIN UNTUK KITA TERAPKAN,KARENA PENGALAMAN ITU TIDAK MUDAH.

-ANGGA ONG


Tidak ada komentar:

Posting Komentar